Minggu, 3 Mei 2026

ASDP Percepat Bongkar Muat Lewat Skema Tiba Bongkar Berangkat



CILEGON, TitikNol - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak mengatur strategi untuk mengurai kepadatan pada arus mudik Lebaran 2026 dengan cara pola TBT (Tiba Bongkae Berangkat).

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengejar target on-time performance yang sangat ketat untuk memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan di area dermaga.

"Untuk proses bongkar muat kendaraan, kami percepat. Saat ini kami mengejar waktu sekitar 20 menit agar pergerakan kendaraan terus mengalir," ujar Heru kepada awak media di Pelabuhan Merak,” Rabu (18/3/2026) kemarin.

Guna mengantisipasi kepadatan di titik puncak, sambung Heru, mekanisme tersebut merupakan strategi tahunan yang terbukti efektif mengurai antrean di Pelabuhan Merak saat volume kendaraan berada di titik tertinggi.

"Jika kondisi padat, kami terapkan skema TBT. Artinya, kapal yang sudah membongkar muatan di Bakauheni tidak akan mengangkut penumpang atau kendaraan kembali ke Merak, melainkan langsung putar balik dalam keadaan kosong untuk segera mengangkut kendaraan lagi di Merak," jelas Heru.

Berdasarkan data terbaru, dari 19.000 kendaraan yang melakukan reservasi tiket secara online untuk hari ini, sebanyak 18.000 unit telah melakukan proses check-in. Sisa 1.000 kendaraan lainnya diperkirakan masih dalam perjalanan menuju pelabuhan.

Meskipun volume kendaraan sangat besar, ketersediaan tujuh dermaga serta perluasan area parkir yang mampu menampung hingga 4.000 unit kendaraan sekaligus menjadi faktor pendukung kelancaran arus.

"Kendaraan yang datang tidak bersamaan, melainkan bertahap. Itulah sebabnya, meski angka kendaraan mencapai belasan ribu, tidak terjadi kemacetan berarti karena arus kedatangan dapat terdistribusi dengan baik," tambahnya.

Ia mengimbau kepada para pemudik yang sudah memiliki tiket untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama. Mengingat masih ada kemungkinan tambahan volume kendaraan esok hari, seluruh personel tetap disiagakan secara penuh di titik-titik krusial. (Ully)

Komentar
Tag Terkait