Minggu, 3 Mei 2026

Banyak ASN Malas Ngantor, Walikota Robinsar Minta BKSDM Tahan Gaji Hingga Pecat Pegawai



CILEGON, TitikNol - Walikota Cilegom, Robinsar secara tegas meminta Kepala BKSDM (Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia) Kota Cilegon, Joko Purwanto untuk menahan pembayaran gaji hingga pemecatan pegawai yang malas bekerja.

Langkah itu dilakukan, lantaran, pihaknya menerima banyak aduan banyak ASN yang justru males masuk kantor.

Hal ini terungkap dalam apel sekaligus acara halal bihalal hari raya Idul Fitri yang digelar di halaman Kantor Walikota Cilegon, pagi tadi.

Walikota Cilegon, Robinsar secara tegas tidak ada ampun bagi ASN yang males bekerja dan tidak menjalankan pelayan kepada masyarakat agar segera di pecat bahkan menahan gaji yang semestinya akan diterima.

“Saya banyak mendengar masih ada oknum-oknum ASN maupun honorer yang namanya tercatat sebagai pegawai tapi orangnya tidak pernah hadir dan tidak pernah datang ke kantornya masing-masing. Tentunya kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena akan berdampak pada kualitas pelayanan publik.” Kata Robinsar,” Senin (30/3/2026).

Robinsar pun meminta agar BKSDM Cilegon untuk mengecek dan memastikan semua ASN di Lingkup Pemkot Cilegon bekerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi Pak Joko (Kepala BKSDM Cilegon) tolong pastikan ASN benar-benar bekerja. Baik ASN, PPPK dan honorer yang jarang ngantor diberhentikan saja. Kita enggak perlu ngurang-ngurani pegawai yang sudah bekerja. Yang enggak kerja kita kurangi gajinya bila perlu di pecat,” tegas Robinsar.

Selain disiplin, Robinsar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia mengimbau kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Cilegon untuk memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tidak mempersulit masyarakat.

“Kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jadi kalau ada masyarakat yang sedang mengurus administrasi kalau bisa selesai hari itu, selesaikan hari itu juga jangan di tunda-tunda sebab pelayanan itu harus melayani, bukan mempersulit masyarakat,” pungkasnya. (Ully)

Komentar
Tag Terkait