Minggu, 3 Mei 2026

Ibunda Guru Kota Cilegon Jadi Jembatan “Curhatan” Para Guru ke Walikota Cilegon

CILEGON, TitikNol - Istri Walikota Cilegon, sekaligus Bunda Guru Kota Cilegon, Alfi Rizki Aghnia menyatakan akan siap menjadi jembatan penghubung antara para guru di Kota Cilegon dengan Walikota Cilegon, Robinsar.

Alfi sapaan akrabnya ini menyampaikan, ingin berada di tengah-tengah para guru apabila mengalami masalah maupun ke dalam dalam mendidik para siswa.

"Sebagai Bunda Guru, tentunya hanya memberikam support guru-guru yang ada di Kota Cilegon," kata Alfi,” Rabu (8/4/2026).

Kata Alfi, salah satu bentuk keperdulian kepada para guru ini, ia akan langsung berkomunikasi dengan Walikota Cilegon, Robinsar persoalan dan permasalahan dari para guru tersebut.

“Oh pasti, ketika nanti para guru mengalami masalah, saya akan sampaikan kepada Pak Walikota (Robinsar,red),” ujarnya.

Istri Wali Kota Cilegon Robinsar tersebut juga mengungkapkan rencananya untuk melakukan kunjungan ke berbagai wilayah guna menjalin komunikasi langsung dengan para guru.

"Pertama saya roadshow ya gitu, karena masih ada lagi di 9 tempat lagi ya Bu, ya. Jadi untuk saat ini saya hanya men-support dulu gitu. Dari segi pendidikan," katanya.

Ia menjelaskan, kehadirannya di tengah para guru juga bertujuan untuk menampung berbagai aspirasi yang nantinya dapat disampaikan kepada pemerintah daerah.

"Jadi saya di sini hadirnya saya untuk menerima aspirasi-aspirasi dari para guru yang ingin menyampaikan secara langsung kepada saya boleh gitu," jelasnya.

Selain itu, ia juga membuka ruang bagi para guru yang ingin menyampaikan pesan atau kebutuhan kepada Wali Kota melalui dirinya.

"Yang ingin minta tolong sampaikan ke Pak Wali Kota juga boleh gitu, gitu aja sih," ujarnya.

Ia berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dengan baik oleh pemerintah daerah demi kemajuan pendidikan di Kota Cilegon.

“Insyaallah, insyaallah, dipermudahlah intinya gitu," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Cilegon, Baharudin melihat selama ini, para guru di Kota Cilegon sangat kesulitan untuk menyampakak keluh kesahnya kepada kepala daerah. Dengan keberadaan bunda guru ini, tentunya menjadi jembatan antara para guru dengan walikota.

"Ada sosok Ibu yang bisa memotivasi, menginspirasi untuk lebih apa, lebih semangat untuk menjalankan tugas mendidik di sekolah-sekolah," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya figur yang mampu menciptakan suasana sejuk di lingkungan pendidikan, mengingat mayoritas tenaga pendidik di Cilegon adalah perempuan.

"Kesediaan Ibunda menjadi sosok yang bisa mengadem-ngademi, karena memang di kita itu kebanyakannya perempuan. Jadi kalau ada Ibunda lebih dekat lah kan gitu," pungkasnya. (Ully)

Komentar
Tag Terkait