Minggu, 3 Mei 2026

Digitalisasi Layanan Kesehatan, Inovasi "Klik" Puskesmas Ciwandan Permudah Kader Pustu di Cilegon Pantau Kesehatan Warga

CILEGON, TitikNol – Kepala Puskesmas Ciwandan, dr Arief Dharma Hartnana berhasil menciptakan satu inovasi pelayanan publik untuk masyarakat Kota Cilegon. Inovasi yang dirancang sejak 2023 ini, berhasil meraih juara 1 untuk katagori Inovasi Pelayan Publik.

Ia mengatakan, aplikasi “Klik” yang digagasnya ini dirancang khusus untuk memodernisasi tugas kader Pusat Pembantu (Pustu) dalam melakukan kunjungan rumah, menggantikan sistem pendataan manual berbasis kertas menjadi sistem digital yang terintegrasi.

Inovasi ini tidak hanya menjadi alat pendataan, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi kinerja kader yang efektif dan efisien. aplikasi "Klik" memiliki keunggulan dalam integrasi data. Sistem ini terkoneksi langsung dengan sistem EI (Siklus Kehidupan), yang memungkinkan data kesehatan warga terpantau secara berkelanjutan.

"Inovasi ini mempermudah kader dalam kunjungan rumah. Menariknya, aplikasi ini tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga bisa menyuplai data untuk Dinas Pendidikan, Dukcapil, hingga Dinas Sosial. Di dalamnya terdapat item pertanyaan sekaligus materi penyuluhan untuk warga," kata dr Arief Dharma Hartnana,” kemarin.

Arief menambahkan, salah istimewa dari inovasi "Klik" adalah pengembangannya yang tidak menyerap anggaran khusus dari APBD.

“Keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi apik antara tim internal puskesmas, tim ILP, dan pendampingan dari NGO Momentum,” ujarnya.

Ia menceritakan, awal inovasi “klik” dimulai sejak November 2023, dilanjutkan dengan uji coba lapangan sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Setelah melalui fase finalisasi dan penilaian kelayakan, inovasi ini akhirnya berhasil meraih penghargaan pertamanya sebagai inovasi yang dinilai mumpuni.

Pasca keberhasilan uji coba dan finalisasi, tim pengembang mulai mensosialisasikan aplikasi ini ke berbagai puskesmas lain di Kota Cilegon sejak Januari 2026. Harapannya, inovasi ini bisa menjadi standar pelayanan di seluruh wilayah kota, bahkan diadopsi oleh daerah lain di Indonesia.

"Kami sangat bersyukur jika ke depan Pemerintah Kota memberikan dukungan melalui penganggaran agar cakupannya lebih luas. Tujuan utama kami adalah meningkatkan kualitas SDM dan data kesehatan masyarakat agar lebih akurat dan mudah diakses," pungkasnya.

Dengan hadirnya "Klik", Kota Cilegon semakin mengukuhkan posisinya dalam melakukan transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pada layanan kesehatan dasar di tingkat kelurahan dan RW. (Ully)

Komentar
Tag Terkait