SERANG, TitikNOL - Program seragam sekolah gratis yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Budi - Agis akan berjalan di tahun ini.
Program untuk para siswa ini akan dirasakan oleh siswa didik baru di Kota Serang pada tahun ajaran baru 2026, dijadwalkan mulai sekitar Juli 2026, bersamaan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar.
Pada tahun ini, siswa hanya akan mendapatkan satu setel seragam sekolah. Untuk jenjang sekolah dasar (SD), seragam yang diberikan berupa putih-merah, sedangkan siswa sekolah menengah pertama (SMP) menerima seragam putih-biru.
Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri menjelaskan awalnya, Pemkot Serang merencanakan pemberian empat setel seragam sekolah yang meliputi seragam putih, batik, pramuka, dan olahraga.
Namun, kebijakan efisiensi anggaran membuat rencana tersebut tidak dapat direalisasikan sepenuhnya. Meski demikian, program bantuan seragam tetap berjalan.
"Nanti mulai bulan Juli, pas masuk tahun ajaran baru. Peserta didik baru akan mendapatkan satu setel seragam," kata Nuri, Selasa 20 Januari 2026.
Nuri mengungkapkan, anggaran pengadaan seragam sekolah sebelumnya mencapai sekitar Rp9 miliar. Setelah dilakukan efisiensi, berkurang menjadi Rp1,7 miliar untuk SD dan sekitar Rp1,1 miliar untuk SMP.
"Mudah-mudahan 2027 nanti bisa dianggarkan untuk dua jenis seragam. Karena tahun ini anggarannya tidak besar. Cuma Rp1,1 miliar untuk SMP, dan Rp1,7 miliar untuk SD. Sebelumnya itu sekitar Rp9 miliar, kena efisiensi jadi berkurang," jelasnya.
Terkait jumlah siswa penerima, Nuri menjelaskan jumlahnya akan disesuaikan dengan data peserta didik baru yang diterima di masing-masing sekolah saat tahun ajaran baru dimulai.
"Jumlahnya belum, nanti tergantung dari daya tampungnya sekolahnya. Jadi ketika mereka masuk tahun ajaran baru, khusus siswa baru akan diukur untuk seragamnya, baru kami bagikan," pungkasnya.
Pada tahun ini, bantuan seragam sekolah gratis hanya diberikan kepada siswa yang bersekolah di sekolah negeri. Sementara itu, siswa sekolah swasta belum dapat menerima bantuan serupa karena keterbatasan anggaran.
"Sementara ini khusus untuk sekolah-sekolah negeri dulu. Untuk sekolah swasta belum," tegasnya.
Caleg NasDem Wibowo Kritisi Pemkot Serang Soal Penangan Miskin Ekstrem
Isi Jabatan Kosong, Gubernur Banten akan Segera Lakukan Rotasi Mutasi
Manfaatkan Kebijakan Pengapusan Denda Pajak, Warga Lunasi Pajak yang Nunggak 7 Bulan
BPKAD Sebut Pinjaman Daerah Tahap II Senilai Rp4,1 T Tidak Perlu Agreement
Kapolres Serang Resmikan Aula Sarja Aria Rancana dan Gedung Bhayangkari Cabang Serang
Cerita Pilu Korban Tewas KM Orange, Keluarga Minta Kampus IPB Tanggungjawab
Dikalahkan Manchester City, Emery Tak Mau Kritik Pemain Arsenal
Polres Cilegon Imbau Kepada Masyarakat di Anyer Agar Tetap Tenang dan Jangan Panik
Penuh Makna, Seba Baduy 2023 Bicara Tentang Tenggang Rasa Beragama dan Nasionalosme
Kades Mekar Rahayu Tutup Informasi ke Luar Kaitan Pembangunan Kandang Ayam