SERANG, TitikNOL – Kabar tentang kebijakan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten, Revrie Aroes, tentang monopoli ratusan paket proyek yang ada di dinas yang dipimpinnya semakin menguat.
Menurut sumber TitikNOL, selain memonopoli paket proyek, Revrie Aroes juga disebut meminta ‘fee’ atau bayaran kepada sejumlah pengusaha yang mengerjakan paket proyek, yang sebelumnya sudah ditunjuk olehnya.
“Saya juga kena pak, supaya saya tidak macam-macam ke pengusaha, karena paket kerjaan yang ada di sana sudah ama pak kadis,” ujar sumber.
Selain itu, sumber pun menyebut adanya keterlibatan salah seorang penjabat di Dishubkominfo Banten bernama Ismail, yang disebut sebagai pihak yang diperintahkan oleh Kepala Dinas untuk ‘mengamankan’ paket-paket yang ada di setiap bidang.
Baca juga: Wah! Ratusan Paket PL di Dishubkominfo Banten Diduga ‘Diatur’ Kepala Dinas
Wow! 2016, Dishubkominfo Ternyata Kelola Rp110 M dari APBD Banten
Pernyataan mengejutkan pun terlontar dari sumber, jika Revrie Aroes meminta ‘fee’ atau bayaran kepada pengusaha yang ditunjuknya. Tidak tanggung-tanggung, bayaran yang diminta mencapai 40 persen.
“Sampai 40 persen (diminta bayaran dari pengusaha) ama Pak Revrie,” lanjut sumber.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih belum mendapatkan konfirmasi dari Revrie Aroes. Nomor teleponnya dalam keadaan tidak aktif. (red)
Caleg NasDem Wibowo Kritisi Pemkot Serang Soal Penangan Miskin Ekstrem
Isi Jabatan Kosong, Gubernur Banten akan Segera Lakukan Rotasi Mutasi
Manfaatkan Kebijakan Pengapusan Denda Pajak, Warga Lunasi Pajak yang Nunggak 7 Bulan
BPKAD Sebut Pinjaman Daerah Tahap II Senilai Rp4,1 T Tidak Perlu Agreement
Kapolres Serang Resmikan Aula Sarja Aria Rancana dan Gedung Bhayangkari Cabang Serang
Cerita Pilu Korban Tewas KM Orange, Keluarga Minta Kampus IPB Tanggungjawab
Dikalahkan Manchester City, Emery Tak Mau Kritik Pemain Arsenal
Polres Cilegon Imbau Kepada Masyarakat di Anyer Agar Tetap Tenang dan Jangan Panik
Penuh Makna, Seba Baduy 2023 Bicara Tentang Tenggang Rasa Beragama dan Nasionalosme
Kades Mekar Rahayu Tutup Informasi ke Luar Kaitan Pembangunan Kandang Ayam