Minggu, 3 Mei 2026

Fokus Pembangunan 2027: Wali Kota Serang Tekan Angka Pengangguran Lewat Investasi Padat Karya

SERANG, TitikNOL – Pemerintah Kota Serang mulai mematangkan rancangan pembangunan untuk tahun 2027 melalui gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).


Dalam forum tersebut, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah ke depan adalah mempercepat penurunan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui iklim investasi yang kondusif.


​Wali Kota menyampaikan bahwa kunci utama kesejahteraan adalah ketersediaan lapangan kerja bagi warga. Oleh karena itu, sinergi dengan DPRD terus diperkuat untuk menarik investor sebanyak-banyaknya ke Ibu Kota Provinsi Banten ini.


​"Kuncinya adalah ketika mereka semua punya pekerjaan, punya gaji, dan punya penghasilan. Itu yang menjadi kunci bagi masyarakat agar bisa hidup lebih baik," kata Budi Rustandi.


​Menanggapi isu pengangguran yang masih menjadi tantangan besar, Budi Rustandi menekankan pentingnya pengembangan kawasan industri padat karya. Hal ini bertujuan agar tenaga kerja lokal, termasuk anak putus sekolah, dapat terserap secara maksimal.


​Ia juga mengimbau warga agar waspada terhadap tawaran kerja luar negeri yang mencurigakan, mengingat adanya laporan warga yang tertipu hingga ke Kamboja.


​Selain lapangan kerja, isu infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan tetap menjadi prioritas yang mendapatkan arahan langsung dari Gubernur Banten.


​"Memang tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan, tetapi harus melalui tahapan yang jelas, terukur, dan progresnya terlihat," tambahnya sembari memohon maaf kepada masyarakat atas pembangunan yang belum terlaksana sepenuhnya.


​Senada dengan Wali Kota, Kepala Bapperida Kota Serang Hari Pamungkas, menjelaskan bahwa tema RKPD tahun 2027 adalah "Pembangunan yang Berkualitas". Fokusnya mencakup peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan hidup.


​Musrenbang kali ini melibatkan sedikitnya 12 kelompok masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga akademisi. Tujuannya adalah menghimpun perencanaan partisipatif yang nantinya akan disinergikan dengan Program Strategis Nasional (PSN) dan Pemerintah Provinsi Banten.


Pemerintah Kota Serang memastikan 13 hingga 14 program unggulan tetap berjalan secara kolaboratif, di antaranya, ​Serang Mengaji & Serang Menyala, ​Serang Bersih & Serang Bebas Pungli, Serang Terang dan program infrastruktur lainnya.


​"Nanti akan kita bahas secara teknokratis agar pembangunan di Kota Serang selaras dengan visi misi kepala daerah serta rencana pembangunan nasional," jelas Hari.


​Hasil dari Musrenbang ini selanjutnya akan masuk ke tahap penyempurnaan dan evaluasi provinsi sebelum ditetapkan sebagai dokumen RKPD 2027 yang komprehensif untuk kemajuan masyarakat Kota Serang.

Komentar
Tag Terkait