SERANG, TitikNOL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerjasama dan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, menyambut kedatangan warga asal Banten yang menjadi korban kerusuhan di Papua.
Dari keseluruhan yang terdata saat ini berjumlah 42 orang terkena dampak kerusuhan dan baru 30 orang yang sudah kembali ke Banten.
"11 orang dari kota Serang, 17 dari kabupaten Serang, sedangkan 2 orang yang lebih dulu kembali dari kabupaten Serang," kata kepala BPBD Banten E Kusmayadi, ditemui saat menyambut kedatangan warga Banten di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Senin (7/10/2019).
E Kusmayadi mengatakan, dari 42 jiwa (Data sementara, red) warga Banten yang terkena dampak kerusuhan di Papua, dua kepala keluarga dengan jumlah enam jiwa memutuskan tetap tinggal di Papua.
"2 KK jumlah 6 jiwa lagi netap tinggal di Wamen, 1 dari Lebak diwakili seorang perempuan dengan proporsi guru pengajar dan 1 dari Pandeglang diwakili perempuan dengan proporsi sebagai ibu rumahtangga," ujarnya.
Kendati demikian E Kusmayadi mengatakan, hasil dari penyisiran tim dari Pemprov kepada warga Banten di Papua, tersebar di tiga lokasi yaitu Sentani, Wamena dan Waena.
Sementara itu, warga Banten yang terkena dampak tersebut terdiri dari kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang dan Kota Serang. Terbanyak dari kabupaten Serang dengan berprofesi sebagai pedangan bubur dan pedagang remote TV.
Saat ini lanjut E Kusmayadi, tim dari Pemprov Banten dengan jumlah tiga orang masih berada di Papua melakukan penyisiran.
"Yang masih di sana ada proses keberangkatan pemulangan, tiga orang tim kita yang di sana," tukasnya. (Lib/Tn1)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Ada Dua Berstatus ASN, Tim Pansel KASN Diragukan Kredibilitasnya
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
30 Warga Banten Terdampak Kerusuhan Papua Berhasil Pulang Kampung