Sabtu, 2 Mei 2026

Inflasi di Kota Serang Tembus 4,06 Persen di Awal 2026

SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kota Serang mencatat tingkat inflasi tahunan (year on year/yoy) Kota Serang pada Januari 2026 tercatat sebesar 4,06 persen. Adapun deflasi secara month to month (bulanan) sebesar 0,16 persen pada Januari 2026.


Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Yudi Suryadi ditemui di Puspemkot Serang, mengatakan Inflasi adalah kondisi kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu, yang mengakibatkan penurunan daya beli.


Sementara Deflasi adalah penurunan harga secara umum dan terus-menerus, yang menandakan lemahnya permintaan.


"Di mana Kota Serang kalau month to month nya deflasi, kalau deflasi sebetulnya ini adalah upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Serang berjalan dengan sesuai dengan rencana," kata Yudi.


Ia mengatakan pada Desember sebelumnya Kota Serang sempat mengalami kenaikan secara month to month akibat meningkatnya permintaan saat momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).


"Di bulan Januari karena event-eventnya mungkin tidak ada atau berkurang, sehingga kita mengalami deflasi minus 0,16 persen, sebetulnya itu upaya bagus," ujarnya.


Meski secara bulanan terjadi deflasi, tingkat inflasi tahunan (year on year) Kota Serang pada Januari 2026 tercatat sebesar 4,06 persen. Pertama, perbedaan kebijakan subsidi listrik pada Januari 2025 dan Januari 2026.


Pada awal 2025, pemerintah pusat memberikan subsidi listrik sehingga tarif mengalami penurunan. Sementara pada 2026 tarif kembali normal, sehingga secara statistik terlihat terjadi kenaikan.


"Yang kedua harga emas, permintaannya cukup tinggi, sehingga juga menyebabkan inflasi, yang ketiganya sigaret kretek putih, keempatnya ikan bawal, kelimanya sigaret kretek, itu yang menyebabkan untuk inflasi di bulan Januari tahun 2026," pungkasnya.

Komentar
Tag Terkait