CILEGON, TitikNOL - Kapal Portlink V milik PT. ASDP Indonesia Ferry, yang biasa beroperasi di penyeberangan Merak-Bakauheni terbakar, di perairan Merak, Kamis (26/5/2016).
Ratusan penumpang yang panik pun langsung menggunakan pelampung untuk menyelamatkan diri.
Pantauan di lapangan, kapal KPLP KN 333 dan beberapa kapal tugboat langsung datang ke lokasi dan melakukan pemadaman api serta mengevakuasi penumpang yang ada di dalam kapal.
Kebakaran kapal Ferry yang menyebabkan tumpahan minyak dan mencemari di laut itu, bukan kejadian yang sebenarnya, melainkan simulasi National Marine Polution Exercise Banten yang digelar di Pelabuhan Indah Kiat Merak, Kota Cilegon.
Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Tonny Budiono, mengatakan, kegiatan National Marine Polution Exercise Banten ini sebagai upaya penanggulangan kecelakaan laut yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.
“Dalam kegiatan ini, kita melibatkan Basarnas, Pertamina, PT ASDP Indonesia Indonesia Ferry, Lanal Banten, Polair Polda Banten dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.
Tonny menjelaskan, semulasi juga dilakukan supaya semua tim penyelamatan dan pencegahan pencemaran lingkungan, anti teror dan tim penyelamatan lainnya lebih siap.
"Jadi, perairan Banten ini rawan terjadinya kecelakaan laut, pencemaran lingkungan hingga pembajakan. Soalnya, aktivitas di lautnya cukup tinggi," terangya. (Ardi/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I