SERANG, TitikNOL - Kota Serang disebut Kota paling kumuh di Provinsi Banten. Padahal Kota Serang merupakan ibu kota Provinsi Banten.
Junita Bahari Nonci, selaku Wakil ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten kepada TitikNOL mengatakan, kekumuhan yang terjadi di Kota Serang terlihat jelas di Kecamatan Kasemen.
"Di Banten itu yang kumuh itu Kota Serang, kemudian kekumuhan terbesar berada di Kecamatan Kasemen," kata perempuan yang sering di sapa Nita itu saat diwawancarai TitikNOL, belum lama ini.
Nita juga mengatakan, persoalan terbesar di Kota Serang yakni soal pengelolaan sampah. Menurut Nita, pengelolaan sampah harus menjadi perhatian utama Wali kota dan Wakil Wali kota yang baru.
"Perlu adanya manajemen yang baik, bagaimana menjadikan sampah bukan sebagai benda yang terbuang percuma tapi bisa bermanfaat, karena mengelola sampah itu akan menjadikan energi terbaru karena mengelola sampah akan berkaitan dengan hebit nasyarakat," ujarnya.
Kendati demikian, Nita mengatakan, ada hal yang aneh dalam pengelolaan sampah di Kota Serang, baik dari teknologi pengelolaan sampah yang belum ada sampai kepada tempat pengangkut sampah.
"Tempatnya ada berbeda organik dan non organik tapi truk sampah masih jadi satu yang sama, lalu buat apa itu dipisahkan? (Tempat pembuangan sampah)," tukasnya. (Tolib/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam