SERANG, TitikNOL – Mantan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten Yusnadewi mengatakan, selama dirinya menjabat di Banten, tantangan terberat adalah masih ada pemerintahan di Banten yang tidak peduli terhadap proses laporan keuangan daerah.
“Saya tidak menyebut Pemda, tapi ada Pemda yang kadang-kadang tidak peduli. Hanya peduli dengan opini saja,” kata Yusnadewi saat ditemui di BPK Banten, Kamis (3/11/2016).
Bahkan Yusnadewi mengaku pemerintahan di Banten lebih cenderung peduli terhadap opininya saja, bukan lebih ke proses laporan dan pengelolaan keuangan yang baik agar mendapatkan opini yang lebih baik.
Baca juga: Baru Menjabat, Kepala BPK Langsung Targetkan Banten dapat Predikat WTP
“Nah, opini kan hanya cerminan dari apa yang dilakukan (poros laporan keuangan daerah). Jadi, jangan opini yang dilihat tapi pekerjaan yang dilakukan. BPK kan hanya potret saja, kalau potretnya jelek ya hasilnya jelek. Kalau hasilnya bagus potretnya juga kan bagus,” tuturnya.
Kendati demikian, Yusnadewi berharap Pemerintahan Provinsi Banten dan kabupaten/kota, bisa lebih baik lagi serta bisa lebih mempedulikan proses keuangan. “Ya, saya hanya berharap pemerintahan di Banten lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya. (Meghat/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'