Minggu, 3 Mei 2026

Pemkot Cilegon Siapkan Anggaran Rp 280 Juta untuk Uang Saku 633 Calhaj Cilegon

CILEGON, TitikNol - Pemerintah Kota (Pemkoth Cilegon melalui Bagian Kesra Kota Cilegon telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 280 juta untuk kebutuhan calon jamaah haji (Calhaj) saat menjalankan ibadah ke Tanah Suci Mekkah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, menyampaikan anggaran Rp 280 juta ini diberikan untuk 633 Calhaj. Masing-masing calon jamaah haji akan mendapatkan uang saku sebesar Rp 500 ribu.

"Ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah untuk mendukung kenyamanan jemaah. Kami berharap seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan nanti berjalan lancar dan seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur,” kata Rahmatullah ditemui di kantornya,” Selasa (28/4/2026).

Ia menambah, untuk keberangkatan 633 calon jamaah haji ini akan diberangkatkan dua kloter. Untuk kloter 11 akan dijadwalkan berangkat pada 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dengan jumlah jemaah sekitar 387 orang. Sementara kloter kedua akan menyusul pada 16 Mei 2026 pukul 13.00 WIB dengan jumlah jemaah sekitar 282 orang.

“ Pelepasan jemaah akan dilakukan langsung oleh Walikota Cilegon (Robinsar) di Gedung DPRD Kota Cilegon. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, pemerintah telah menyiagakan personel gabungan, yang terdiri dari 130 personel Polres, 60–70 personel Satpol PP, serta 30 personel dari Dinas Perhubungan,” tambahnya.

Aya sapaan akrabnya menyampaikan pada tahun ini, rata-rata usia Calhaj yang berangkat diatas 50 tahun. Terdapat sekitar 10 persen jemaah lansia, bahkan beberapa di antaranya berusia di atas 80 tahun. mun mereka diarahkan untuk menunda keberangkatan di tahun berikutnya.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai angka 700-an jemaah, tahun ini terjadi penurunan jumlah menjadi 633 orang. Hal ini mengikuti dinamika jumlah pendaftar pada tahun 2013 lalu.

Aya pun memastikan sampai saat ini belum ada Calhaj asal Kota Cilegon yang mengundurkan diri karena kondisi peperangan. (Ully)

Komentar
Tag Terkait