SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kota Serang sedang menyiapkan langkah untuk menata pengelolaan kawasan Royal Baroe yang saat ini menjadi pusat bermain warga Kota Serang, melalui rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Upaya ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya aktivitas dan kunjungan masyarakat di kawasan tersebut.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat pembentukan UPTD Royal Baroe bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin menyebut Royal Baroe kini berkembang menjadi ruang publik strategis yang memerlukan sistem pengelolaan khusus agar dapat berjalan tertib dan berkelanjutan.
“Kalau melihat perkembangan Royal Baroe, kunjungannya luar biasa. Ini sudah menjadi salah satu ikon Kota Serang. Maka harus ada sinergi antarpihak agar pengelolaannya lebih optimal,” kata Nanang.
Selama ini, pengelolaan kawasan masih dilakukan secara sektoral oleh beberapa OPD, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) menangani rekayasa lalu lintas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengurusi kebersihan, sementara aspek ketertiban dan pengamanan berada di bawah kewenangan Satpol PP.
Karena itu, Pemkot Serang mendorong pembentukan satu unit khusus yang memiliki kewenangan terintegrasi dalam pengelolaan kawasan.
“Gagasan kami, bagaimana kalau dibentuk UPT yang secara khusus menangani Royal Baroe, Pasar Lama, dan Pecinan. Sementara untuk alun-alun bisa dibentuk UPT tersendiri. Kita harus berpikir ke depan karena potensi keramaiannya sangat besar,” jelasnya.
Nanang menambahkan keberadaan UPTD akan mempermudah koordinasi lintas sektor, khususnya dalam pengaturan agenda kegiatan, mekanisme perizinan event, hingga promosi kawasan.
“Kalau sudah ada UPT, event-event akan tertata. Perizinan jelas, agenda tahunan juga jelas. Semua akan kita tetapkan melalui keputusan wali kota dan dipublikasikan secara luas, termasuk lewat media sosial,” lanjut Nanang.
Di sisi lain, ia mengakui lonjakan pengunjung membawa tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah, terutama dalam hal pengendalian keramaian dan pelayanan publik.
“Jujur saja, kami juga agak gagap menghadapi membludaknya pengunjung ini. Satu sisi membahagiakan warga, tapi di sisi lain penanganannya juga luar biasa. Karena itu, pembentukan UPTD menjadi kebutuhan,” pungkasnya.
Saat ini, pembentukan UPTD Royal Baroe masih dalam tahap kajian oleh Bagian Organisasi Setda Kota Serang, meliputi analisis beban kerja, perencanaan kelembagaan, serta penganggaran.
Ucapan Idul Adha 28 Juni 2023
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Berpotensi Jadi Tuan Rumah PON 2032, Akademisi : Mampu Kuatkan Identitas Banten Sebagai Sport Tourism
Aturan Baru BKPSDM Kota Serang: Jabatan Fungsional Kini Bisa Mengisi Posisi Struktural
Ayah Kandung di Pulomerak Cabuli Anak Dibawah Umur di Rumah Kontrakannya
WNA Asal China yang Terseret Ombak di Pantai Cibobos Ditemukan Meninggal Dunia
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Podcast TITIKSIGI - Antara Korupsi Hibah Ponpes, Provokator, Politik, dan Kambing Hitam