SERANG, TitikNOL - Pemprov Banten mencatat ada 165 warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Angka tersebut dirasa masih tinggi.
Kepala Bappeda Provinsi Banten, Mahdani mengatakan, kemiskinan ekstrem paling banyak secara jumlah berada di Kabupaten Tangerang. Namun secara presentase, paling banyak di Pandeglang.
“Ekstrem kita 165 ribu, target 2024 harus nol. Kalau lihat persen di Pandeglang, kalau jumlah orang di Kabupaten Tangerang,” katanya, Rabu (15/2/2023).
Mahdani menargetkan 2024 Banten bebas dari kemiskinan ekstrem. Saat ini upaya pendataan hingga ke desa dan kelurahan digalakan sebagai peta penanganan.
Selain itu, pihaknya juga akan menyelesaikan persolan stunting. Karena hal itu berhubungan dengan kesejahteraan.
Menurutnya, Banten masih terdapat 20 persen atau sekitar 34 ribu orang dan harus ditekan sampai 14 persen di 2024.
“Saya sedang mengolah data by name by addres per desa, per kelurahan. Di desa A berapa stunting, berapa kemiskinan ekstrem. Bisa saja yang stunting ini dari keluarga ekstrem karena penanganannya sama,” ucapnya. (TN3)
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini