SERANG, TitikNOL – Antusiasme luar biasa ditunjukkan masyarakat Kota Serang dalam mengikuti program Serang Mengaji. Sebanyak 15 ribu warga berkumpul sejak sore hingga malam hari untuk melantunkan ayat suci Al-Qur'an secara serentak.
Kegiatan ini menjadi simbol gerakan literasi religi di ibu kota Provinsi Banten.
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni.
Tapi, tujuan utamanya adalah mengentaskan buta huruf Al-Qur'an di kalangan generasi muda, khususnya anak-anak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri menjelaskan bahwa program Serang Mengaji akan diintegrasikan langsung ke dalam kurikulum sekolah tingkat SD dan SMP.
Sebelum memulai jam pelajaran formal, para siswa akan diberikan waktu khusus untuk mengaji di bawah bimbingan guru ngaji yang telah disiapkan.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh lulusan SMP di Kota Serang nantinya bisa mengaji. Ini adalah target awal yang akan kita laksanakan secara serius," kata Kadindik.
Pogram ini juga didukung oleh pembentukan satgas Serang Mengaji untuk menambal kekurangan tenaga pendidik agama. Saat ini, dari kebutuhan 1.800 guru agama, Kota Serang masih kekurangan sekitar 600 personil.
Kekosongan ini akan diatasi melalui sinergi antara guru agama yang ada dengan para Relawan Al-Qur'an.
"Mereka akan berjibaku bersama untuk memastikan pembimbingan mengaji berjalan maksimal di setiap satuan pendidikan" pungkasnya.
Memasuki bulan suci Ramadan mendatang, program Serang Mengaji akan dilaksanakan secara penuh (full).
Waktu sebelum pembelajaran akan dialokasikan khusus untuk Tadarus Al-Qur'an, terutama bagi siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP sebagai bekal spiritual sebelum mereka lulus.
Sementara itu, Sekda Kota Serang Nanang Saefudin menegaskan meski bertajuk 'Serang Mengaji', Pemkot menekankan nilai inklusivitas dalam kegiatan ini.
"Siswa muslim mengikuti program Tadarus dan literasi Al-Qur'an. Dan Siswa Non-Muslim Dipersilakan mengaji atau mendalami kitab suci sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing di waktu yang sama," kata Sekda.
Dengan gerakan ini, Kota Serang berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan taqwa.
"Harapan kami Pemkot serang tujuannya mengentaskan generasi anak anak dari buta huruf Al Quran," tegasnya.
Mardiah salah satu santri yang hadir dalam kegiatan ini, mengatakan senang dengan adanya program Serang Mengaji karena masih banyak anak-anak di Kota Seranh yang belum bisa mengaji.
"Program ini sangat bagus karena memang saya juga berkecimpung didunia mengajar Al Quran dan memang banyak anak anak belum bisa baca Al-Quran," katanya.
Dia juga berharap program ini bisa menjadi motivasi bagi para pengajar Al Quran di Kota Serang."Sangat dibutuhkan bimbingan dan pembinaan dengan adanya program serang mengaji ini menjadi dorongan para pengajar Al Quran. Kita mendukung," tutupnya.
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Uday Suhada Ungkap Catatan Buruk Hibah Ponpes Banten
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI