LEBAK, TitikNOL - Pengadaan dua unit repeater radio komunikasi senilai Rp170 juta yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2015, di kantor Hubungan masyarakat dan komunikasi (Humaskom) Pemerintah Kabupaten Lebak dipertanyakan.
Berdasarkan informasi yang diserap TitikNOL, dari dua unit pengadaan radio alat komunikasi tersebut, baru satu unit yang sudah terpasang, yakni di Pasir Ona Rangkasbitung. Namun kondisinya saat ini sudah rusak.
Sementara, satu unit alat radio komunikasi yang rencananya akan dipasang di wilayah kecamatan Gunungkencana, hingga memasuki triwulan pertama APBD 2016 belum terpasang.
"Baru satu unit yang sudah terpasang di Pasir Ona, tapi sudah rusak tersambar petir. Ini sangat disayangkan, sebab dalam pemasangannya kami lihat tidak ada alat penangkal petir. Lalu satu unit lagi yang rencananya akan dipasang di Gunungkencana, malah sampai saat ini tidak ada, kami menilai perencanaan pengadaan dua unit radio komunikasi itu gagal karena terkesan dipaksakan," ujar Sumber TitikNOL, Sabtu (30/4/2016)
Sementara itu, Aep Dian Herdiansyah, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pers dan Pemberitaan pada kantor Humaskom Pemkab Lebak mengatakan, untuk pemasangan tidak ada dalam kontrak.
Aep melanjutkan, pengadaan tower belum dilakukan, mengingat Pemkab Lebak baru memiliki satu tower yang terletak di Pasir Ona Rangkasbitung.
"Pengadaan barang repeater sudah dilakukan pada Desember 2015, jumlahnya dua unit, tapi yang sudah terpasang baru satu unit dan itupun terkena petir. Tapi sudah diganti oleh pihak pengusaha, insha allah minggu depan sudah bisa berfungsi lagi," pungkasnya. (Gun/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I