SERANG, TitikNOL – Gubernur Banten Wahidin Halim, mengakui mendahului Kementerian Kesehatan (Kemenkes) soal mengumumkan empat warga Banten yang positif corona.
"Yang dianggap kekeliruan saya ketika menyampaikan ke publik tidak saya sampaikan dulu ke Kemenkes," kata Wahidin saat konferensi pers di kediamannya, Jumat (14/3/2020).
Pria yang akrab disapa WH ini juga mengakui, jika dirinya mendahului protokol yang ditunjuk Menteri Kesehatan. Namun WH enggan menanggapi soal adanya rencana pelaporan oleh Kemenkes ke Kemendagri.
"Jangan dibawa bawa ke situ (akan dilaporkan ke Kemendagri). Saya tahu Pak Mendagri orang baik soalnya," ungkapnya.
Baca juga: Bertambah, Gubernur Umumkan Empat Warga Banten Terjangkit Virus Corona
Meski menyadari tidak mengikuti prosedur Kemenkes, WH tetap menyampaikan dengan tegas jika informasi yang diumumkan di publik benar adanya.
"Yang saya umumkan tidak melampaui ketetapan yang berlaku. Tidak menyebutkan nama ataupun alamat. Kami kan memperoleh informasi cukup valid dan saya tidak sebut instansional gubernur punya informasi benar adanya," katanya.
Politisi Partai Demokrat ini juga mengaku jika yang dilakukannya dengan mengumumkan warga terkena virus Corona sudah sesuai dengan Undang Undang Kesehatan.
"Jadi sebenarnya peran gubernur juga sama di dalam Undang Undang Kesehatan. Di situ bahwa penangan ini dilakukan secara bersama-sama. Kalau disampaikan terbuka pun tidak menimbulkan kepanikan," tegasnya. (Gat/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan