SERANG, TitikNOL - Kepala Divisi (Kadiv) Operasional PT Marga Mandala Sakti (MMS), Ega N Boga, mengatakan bahwa sepanjang jalan tol Tangerang-Merak, setiap bulannya tercatat sebanyak 2500 surat tilang keluar. Dari jumlah tersebut, 50 persennya kasus tilang naik turun penumpang.
Persoalan ini sulit diselesaikan lantaran bandelnya para supir meski telah ditilang dan di usir oleh aparat kepolisian maupun petugas patroli dari MMS.
"Naik turun penumpang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) besar kita," tegasnya, Kamis (11/08/2016).
Tingginya intensitas naik turun penumpang di jalan tol Tangerang-Merak beresiko besar terjadinya kecelakaan yang bisa membahayakan para pengendara roda empat atau lebih.
"Kita terus coba cari solusi nya. Karena naik turun penumpang sangat berbahaya," kata Ega.
Pihaknya pun mengaku terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti aparat kepolisian, dinas perhubungan, dan institusi lainnya. Ini agar para pengendara roda empat atau lebih dapat tertib saat menggunakan jalan tol.
"Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan polres, pemerintah, dinas perhubungan setempat sampai ke Kemenhub," terangnya. (Meghat/quy)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten