MERAK, TitikNOL - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), akan mengambil alih pengelolaan tiket elektronik di Pelabuhan Merak. Pengambil alihan itu menyusul habisnya masa kontrak PT Mata Pensil Globalindo (MPG), selaku operator tiket elektronik di Pelabuhan Merak.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, untuk angkutan Lebaran 2018 ini pihaknya memastikan akan mengambil alih pengelolaan tiket elektronik di penyeberangan Merak - Bakauheni.
"Tiket elektronik sebelumnya kan PT MPG yang kelola. Berhubung kontraknya habis dan tidak diperpanjang, maka kita ambil alih pengelolaannya," ungkap Fahmi kepada wartawan di kantornya, Kamis(31/5/2018).
Pengembail alihan pengelolaan tiket elektronik di penyeberangan Merak - Bakauheni oleh ASDP dari PT MPG rencananya mulai berlaku pada Senin 1 Juni 2018 mendatang sejak pukul 00:00 WIB.
"Per 1 Juni sudah kita yang kelola tiket elektronik. Terus kalau untuk sistemnya sendiri tetap sama tidak jauh berbeda, cuma perusahaannya saja yang ganti. Adapun kalau untuk petugasnya tetap pegawai PT MPG cuma perusahaannya aja yang ganti," jelasnya.
Saat peralihan nanti, pihak ASDP sendiri akan membuat rekayasa supaya tidak terjadi kemacetan sehingga pelayanan tetap berjalan.
"Sistem kita dengan PT MPG itu sebenarnya tidak jauh berbeda, karena memang jatuhnya pasti sama. Tapi saya meyakini sistem kita akan jauh lebih baik. Tidak hanya itu, pelayanannya juga harus lebih baik dari yang sebelumnya," tukas Fahmi. (Ardi/TN1).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis