CILEGON, TitikNOL - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rohingya (AMPR), menggelar aksi solidaritas di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon, Banten, Rabu (6/9/2017).
Dalam orasinya mahasiswa menilai, persoalan yang terjadi di Rohingya bukan semata-mata masalah agama, akan tetapi soal kemanusian.
Mahasiswa pun mengutuk keras tindakan pelanggaran HAM berat yang terjadi di Rakhine, Myanmar dan mendorong pemerintah Indonesia mendesak PBB agar menyelesaikan konflik kemanusiaan yang terjadi pada etnis Rohingya.
"Kami juga mendesak pemerintah Myanmar agar membuka kran bantuan untuk etnis Rohingya, "kata Ammar Abu Dzar, salah satu mahasiswa.
Dalam aksi ini, para mahasiswa membakar keranda jenazah, sebagai bentuk protes atas telah matinya HAM di Myanmar.
"Pembakaran keranda ini sebagai simbol matinya HAM," tukasnya. (Ardi/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini