LEBAK, TitikNOL - Jembatan gantung Cipeningan yang berlokasi di Kampung Pedes, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak ambrol.
Akibatnya, ratusan Kepala Keluarga (KK) dan murid sekolah dasar (SD) yang berada di sembilan kampung di desa tersebut, terisolir lantaran tidak dapat melintasi jembatan.
Iyas, Kepala Desa Jayasari menjelaskan, ambrolnya jembatan gantung Cipeningen terjadi akibat meluapnya air sungai Ciujung pada Selasa (29/11/2016) lalu sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat meluap kata Iyas, terjadi longsoran tanah sehingga tembok penahan jembatan akhirnya turut ambrol tergerus air sungai yang meluap.
Saat ini kata Iyas, warga yang berada di sembilan kampung di desa Jayasari tidak dapat melintasi jembatan tersebut.
"Kejadiannya waktu air sungai meluap hari selasa lalu, sampai sekarang belum ada perbaikan, tapi tadi pihak BPBD sudah meninjau ke lokasi. Agar warga dapat melintas, besok kami rencananya akan membangun jembatan sementara," ujar Iyas, Kamis (1/12/2016)
Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun warga tidak bisa melintas untuk menggunakan jembatan dan harus memutar ke kampung lain yang berjarak sekira satu kilometer. (Gun/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Pola Hidup Sehat Ala Atlet
Penyebab Telinga Sakit saat Mengunyah
Sebarkan Malware, Google Hapus Aplikasi Ini di Google Play Store
Caleg NasDem Wibowo Kritisi Pemkot Serang Soal Penangan Miskin Ekstrem
Isi Jabatan Kosong, Gubernur Banten akan Segera Lakukan Rotasi Mutasi
Manfaatkan Kebijakan Pengapusan Denda Pajak, Warga Lunasi Pajak yang Nunggak 7 Bulan
BPKAD Sebut Pinjaman Daerah Tahap II Senilai Rp4,1 T Tidak Perlu Agreement
Kapolres Serang Resmikan Aula Sarja Aria Rancana dan Gedung Bhayangkari Cabang Serang