SERANG, TitikNOL - Kebakaran Bromo sejak 6 September 2023 belum dapat dipadamkan secara total.
Masih ada beberapa titik yang dilalap api. Saat ini pemadaman dilakukan menggunkan Helicopters Super Puma dengan kapasitas 4000 liter.
"Heli Super Puma, sekali itu 4 ribu liter. Kemarin hanya 5 kali karena cuaca. Memang butuh pemadaman dan pembasahan secara vertikal," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa di Kota Serang, Senin (11/9/2023).
Khofifah menyebutkan, saat ini wilayah Arjuno dan Welirang sudah padam dan dilakukan pembahasan.
"Kalau di Arjuno full sudah padam, di Welirang sudah padam. Kita berharap ada maksimal pemadaman dan pembahasan di area Bromo itu ada beberapa titik termasuk di bukit teletubbies," ucapnya.
Ia menerangkan, kawasan Bromo tidak ditutup sepenuhnya. Wisatawan masih bisa menikmati keindahannya di Seruni Point.
Menurutnya, orang dianggap belum ke Bromo apabila tidak mengunjungi Seruni Point. Kelebihannya bisa menikmati matahari saat terbit landcape Bromo.
"Masih bisa ke Bromo di Seruni Point kalau mau melihat matahari terbit dan landscape Bromo. Jadi tidak sepenuhnya ditutup," jelasnya. (Son/TN3)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak