SERANG, TitikNOL - Kegiatan rapat paripurna HUT Banten ke 22 diwarnai aksi mahasiswa. Mereka menebar rilis tuntutan kepada pemerintah agar Tanah Jawara berkemajuan.
Mahasiswa orasi dalam beberapa detik pada saat Ketua DPRD Provinsi Banten, Andra Soni membuka paripurna.
Belum menyampaikan tuntutannya, kedua mahasiswa itu langsung diamankan petugas keamanan untuk keluar dari ruang paripurna HUT Banten.
Saat diintrogasi petugas, keduanya mengaku perwakilan dari Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala).
Mereka berharap aksinya dengan menebar rilis di ruang paripurna agar dibaca oleh masyarakat, pejabat tinggi di Banten.
"Rilis itu kami berharap dibaca oleh semuanya. Masyarakat ada di situ ya, para petinggi ada di situ semuanya," kata Rukmana.
Menururnya, orasi dan tebar rilis cara mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan otokritik terhadap pemerintah.
"Itu cara kami yang dilakukan," ungkapnya.
Atas kejadian itu, petugas dari pihak kepolisian menegur aksi mahasiswa karena menilai caranya mengganggu kegiatab paripurna HUT Banten ke 22.
"Tapi caranya salah, kalau kayak gini ngacak-ngacak kamunya," ujarnya. (TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I