SERANG, TitikNOL - Usai berhasil mengevakuasi jenazah korban wisata air terjun Curug Goong, pihak SMKN 5 Kota Serang menuding pengelola penyebab muridnya meninggal.
Soalnya, Wali Kelas Korban, yakni Muhidin mengatakan, di areal pemandian wisata air terjun Curug Cigoong tidak ada pengawas seperti ditempat wisata lainnya. Lalu, rambu-rambu sampai infrastruktur keselamatan tidak ada.
Padahal, untuk bisa menikmati wisata tersebut, seorang pengunjung mengeluarkan biaya sebesar Rp15 ribu. "Makanya, kami menyalahkan pihak pengelola sampai AB tewas diduga adanya pusaran air yang menyedot tubuhnya saat mandi disana," papar Muhidin, Rabu (13/4/2016).
Baca juga: Korban Air Terjun Cigoong Serang Berhasil Dievakuasi
Diketahui, Jenazah AB yang merupakan siswa kelas XII SMKN 5 Kota Serang baru bisa dievakuasi usai pencarian selama 18 jam, tepatnya pada pukul 07.10 pagi tadi, sejak tenggelam pukul 13.30 WIB kemarin. (Red)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Mendagri Ingatkan Gubernur Banten Soal Penanganan Penyebaran Covid 19