KABUPATEN TANGERANG, TitikNOL - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang, mengusulkan kepada perusahaan jasa taksi online untuk melengkapi alat pengaman panic button. Sebuah aplikasi untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, Selasa (13/11/2018).
Pasalnya, hal tersebut diusulkan Kapolresta mengingat peristiwa pembunuhan yang terjadi terhadap sopir taksi online menimpa korban bernama Jap Son Tauw (68), yang jenazahnya ditemukan di Sungai Ciracap, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (7/11/2018) lalu.
“Panic button untuk sopir. Alat itu apabila terjadi sesuatu pada sopir, panic button dipencet akan terhubung ke perusahaan angkutan online, ke kepolisian terdekat, dan juga kepada rekan terdekat sopir taksi online,"terang Kapolresta Kombes Pol Sabilul Alif.
Kendati begitu, selain mengusulkan memasang aplikasi panic button kepada taksi online maupun penumpang, orang nomor satu di Polresta Tangerang itu juga mengusulkan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) untuk pemantauan didalam taksi.
"CCTV fungsinya untuk rekaman peristiwa didalam, jika terjadi suatu peristiwa kriminalitas agar dapat terungkap dengan cepat oleh polisi," beber Kombes Pol Sabilul Alif. (Don/TN3).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I