LEBAK, TitikNOL - Kepala Desa Citeras Mamad Madra'i, mengaku belum tahu soal keresahan yang dirasakan oleh warganya, yang terdampak polusi debu yang diduga berasal dari PT Aplus, pabrik semen putih dan gipsum yang ada di wilayah tersebut.
Namun dirinya berjanji akan mengajak perangkat desanya, untuk menemui manajemen PT Alpus dan menanyakan soal polusi debu yang berdampak kepada warganya.
"Terimakasih infonya. Senin besok saya akan datang sama RT dan RW ke PT Aplus untuk mencari tahu penyebab adanya debu yang dikeluhkan warga saya. Mudah-mudahan ada solusinya dan ke depan tidak ada dampak pencemaran debu lagi," ujar Mamad kepada TitikNOL, Sabtu (4/11/2017).
Terpisah, Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengaku akan menurunkan tim melakukan penyelidikan, terkait polusi debu yang dikeluhkan warga di sekitar pabrik.
"Saya akan turunkan tim untuk lidik," ujar Dani Arianto singkat.
Hingga berita ini dilansir, upaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lebak dan manajemen perusahaan PT Aplus, masih terus dilakukan. (Gun/red)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23