SERANG, TitikNOL - Wali Kota Serang Syafrudin menilai Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang belum layak. Pasalnya, hingga saat ini belum memiliki gedung sendiri dan masih menumpang di Kantor bersama bekas kantor DPRD Banten, Ciceri, Kota Serang.
"Gedung perpustakaan Kota Serang bisa dikatakan belum layak kalau melihat daerah lain sudah punya gedung yang mewah. Di kami masih numpang gedung serbaguna (Kantor bersama)," kata Wali Kota Serang Syafrudin, di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Rabu (11/9/2019).
Wali Kota Serang pun mengatakan harus ada terobosan baru salah satunya memiliki gedung sendiri. Ia pun nanti akan mengajukan anggaran kepada DPRD Kota Serang."Harus ada perubahan, nanti kami mengajukan anggaran kepada dewan, ini tergantung dewan baru nanti," katanya.
Kendari demikian, selain dari anggaran APBD, Perpustakaan juga sudah meminta anggaran kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan dalam pembangunan gedung.
"Kami sudah lihat kinerjanya, sudah punya terobosoan untuk memperoleh bantuan bangunan gedung perpustakaan dan arsip dari pusat. Dan ini sudah direspon mudah mudahan 2020 atau 2021 sudah punya gedung," ungkapnya.
Untuk saat ini, Wali Kota meminta perpustakaan keliling lebih efektif karena sebagai garda terdepan dalam upaya mencerdaskan masyarakat Kota Serang.
"Hal hal lain, salah satu cara untuk mencerdaskan anak anak kita khususnya masyarakat Kota Serang, keberadaan gini kan jadi rumit makanya perpustakaan keliling harus diperbanyak," tegasnya. (GAT/TN)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'