CILEGON, TitikNOL - Jika banyak warga yang menggunakan kacamata khusus untuk melihat proses Gerhana Matahari Total (GMT), berbeda dengan warga di jalan Gelatin Blok H Kavling, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Mereka justru menggunakan bekas hasil rontgen yang dianggap mampu menyaring sinar matahari yang masuk.
Berdasarkan pantauan, sejak pukul 06:30 wib,sejumlah warga sudah mulai keluar rumah masing-masing untuk mencari posisi yang dianggap pas untuk melihat Gerhana Matahari Total (GMT). Dari banyaknya warga yang menyaksikan GMT itu, tidak ada satu pun warga yang menggunakan kacamata khusus dan warga rata-rata menggunakan alat seadanya, seperti bekas hasil rontgen sebagai alat untuk melihat GMT.
"Saya kira pakai kacamata biasa bisa, tapi setelah pakai ternyata tidak bisa untuk melihat proses Gerhana Matahari Total. Bahkan, saya juga sempat merangkap tiga kacamata sekaligus. Tapi tetap aja tidak bisa," Kata Indriani, salah seorang warga, Rabu (9/3/2016).
Dikatakan Indri, karena tidak mau ketinggalan dalam momen langka itu , ia langsung mendatangi satu persatu rumah tetangga untuk meminta bekas hasil rontgen yang terbuat dari film untuk melihat GMT.
"Alhamdulillah, saya bisa melihat dengan jelas proses detik-detik gerhana matahari, meskipun tidak secara total," ujarnya. (Ar/red)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23