JAKARTA, TitikNOL - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin, sambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengklarifikasi adanya laporan dugaan tindak pidana korupsi beberapa bakal calon kepala daerah yang akan diusung partai berlambang pohon beringin itu.
"Klarifikasi laporan masyarakat terhadap kader partai yang sedang kami persiapkan menjadi pimpinan di daerah. Baik gubernur, wali kota, wakil wali kota, maupun bupati," ujar Ngabalin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/8/2016).
Lanjutnya, dalam Pilkada 2017 secara serentak, Partai Golkar akan menentukan calon kepala daerah yang akan diusung di wilayah Timur Indonesia, seperti Papua dan beberapa kabupaten di Maluku.
Selain itu juga, ingin mengklarifikasi soal laporan adanya dugaan-dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan bakal calon. Dimana, adanya dugaan penyalahgunaan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh petahana.
"Kami tidak segan untuk membatalkan pencalonan, karena ini bentuk komitmen Ketua Umum Partai Golkar dalam memberantas korupsi," kata Ngabalin. (Bara/red)
Disatukan dengan Anjing Herder, Pelaku Sekap Korban Selama 21 Hari
Tak Terpakai Dari 2019, 500 Kios Pasar KPW Banten Lama Terbengkalai
Diduga Bocor, Toko Obat Keras Ilegal di Tangsel Tutup Sebelum Digerebek
Ini yang Bakal Dilakukan Angel Lelga Jika Bertemu Vicky Prasetyo di Persidangan
Diduga Langgar RTRW, Pemkot Serang Didesak Tutup Paksa Batching Plant SGG di Tembong
Bawaslu Sebut Netralitas ASN dan Money Politik Rawan di Pilkada 2020
Ini Fakta Arswendo Atmowilito Sebenarnya yang Dikabarkan Meninggal Dunia
Tidak Transparan Soal Dana Desa, Warga Tuntut Kades Cipeundey Mundur
2 Juta Lebih Surat Suara Untuk Pemilih Luar Negeri Disortir di Tangerang