SERANG, TitikNOL - Pengamat Politik Leo Agus Tino Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menilai jika Pilgub Banten 2017 merupakan peperangan antara dinasti melawan non dinasti. Hal tersebut yang menjadikan hawa pilkada di Banten sangat panas.
“Pilgub tahun ini menarik, karena mempertemukan dinasti dengan non dinasti. Oleh karena itu saya meyakini pilkada kali ini jauh lebih menarik,” ungkapnya, Jumat (23/9/20216).
Leo pun mengatakan, pesta rakyat ini juga mempertemukan dua tokoh pendiri Banten. Yakni Wahidin Halim dengan Embay Mulya Syarief.
”Ini akan terlihat persaingannya,” katanya.
Sementara itu, pengamat politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Agus Sjafari, mengatakan jika koalisi gemuk untuk pasangan calon bukan jaminan kemenangan.
“Koalisi partai itu kan hanya untuk memenuhi kebutuhan persyarat pencalonan saat pendaftaran,” ungkapnya.
Menurutnya, faktor terpenting sebagai penentu kemenangan pada pilkada nanti, adalah latar belakang ketokohan dan dikenalnya pasangan ini dikalangan masyarakat.
“Peran ketokohan akan menentukan tingkat popularitas. Seberapa besar pasangan yang maju pada pilgub dikenal masyarakat. Faktor ini akan memicu peperangan sengit antara kedua kandidat ini,” kata Agus. (Meghat/quy)
Caleg NasDem Wibowo Kritisi Pemkot Serang Soal Penangan Miskin Ekstrem
Isi Jabatan Kosong, Gubernur Banten akan Segera Lakukan Rotasi Mutasi
Manfaatkan Kebijakan Pengapusan Denda Pajak, Warga Lunasi Pajak yang Nunggak 7 Bulan
BPKAD Sebut Pinjaman Daerah Tahap II Senilai Rp4,1 T Tidak Perlu Agreement
Kapolres Serang Resmikan Aula Sarja Aria Rancana dan Gedung Bhayangkari Cabang Serang
Cerita Pilu Korban Tewas KM Orange, Keluarga Minta Kampus IPB Tanggungjawab
Dikalahkan Manchester City, Emery Tak Mau Kritik Pemain Arsenal
Polres Cilegon Imbau Kepada Masyarakat di Anyer Agar Tetap Tenang dan Jangan Panik
Penuh Makna, Seba Baduy 2023 Bicara Tentang Tenggang Rasa Beragama dan Nasionalosme
Kades Mekar Rahayu Tutup Informasi ke Luar Kaitan Pembangunan Kandang Ayam