SERANG, TitikNOL – Sejumlah bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar penjaringan DPW Partai Persatuan Pembanguan (PPP) Provinsi Banten kubu Romahurmuziy (Romi), akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan pekan depan. Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Agus Setiawan meminta, agar DPP PPP melaksanakannya di Banten.
"Fit and proper test dijadwalkan pekan depan, tapi saya masih menunggu konfirmasi kapan kepastian tanggalnya. Dan semua daerah itu kan dilakukan di pusat, tapi untuk Banten kami ingin dilaksanakan di DPW," kata Agus, dihubungi melalui ponselnya, Selasa (2/8/2016).
Hal tersebut, kata dia, agar pelaksanaan fit and proper test lebih terbuka karena dekat dengan masyarakat Banten yang punya hak pilih dalam Pilgub nanti.
"Supaya lebih terbuka saja, kalau di Jakarta kan jauh, mudah-mudahan dizinkan untuk pelaksanaannya di kantor DPW," ungkapnya.
Ia mengatakan, target PPP adalah mengusung salah satu kader partai pada Pilgub Banten. Namun, jika tidak memungkinkan, opsi lainnya yaitu menjadikan kandidat eksternal sebagai kader PPP.
"Setidaknya PPP ingin menempatkan kader di Pilkada . Kalau tidak ada, maka orang eksternal dijadikan kader, misalnya si A kami usung dari eksternal, nah itu harus punya KTA PPP. Kalau kemudian semua tidak memungkinkan kami akan berhitung di last minute," katanya.
Diketahui, ada 6 nama yang mendaftar dalam penjaringan PPP yang dilakukan pada 13-25 Juni lalu, yaitu Andika Hazrumy, Taufik Nuriman, Mulyadi Jayabaya, Haerul Jaman, A'eng Haerudin, dan dari internal partai Mardiono. (Kuk/red)
Peringati Nuzulul Qur'an, Warga Bayah Timur Antusias Gelar Pawai Obor Meski di Bawah Rintikan Hujan
Pengamat Lingkungan Tuding PT. Tambang Silika Bayah Tak Patuhi Surat Penghentian Sementara Ditjen Minerba
Heboh Tudingan Boleh Zina Asal Bayar Rp2 Juta, Wali Santri Al Zaytun di Banten Polisikan Ken Setiawan
Tekan Penyalahgunaan Narkoba, Polres Serang Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba
Puluhan Barista dari 3 Provinsi Pamer Keahlian Racik Kopi Nusantara di GIF Coffee Cilegon
Restu Anggraini Pamerkan Rancangan Ramah Lingkungan di London Fashion Week (LFW) Februari Ini
Politik Identitas Dianggap Sebagai Tantangan Pemilu 2024, Lemhannas Gelar FGD