SERANG, TitikNOL – Menjelang Pilgub Banten 2017, tradisi serangan fajar jadi sorotan pihak kepolisian. Hal itu diungkapkan Wakapolda Banten Kombes Pol Aan Suhanan dalam sambutannya di acara Deklarasi Anti Politik Uang, di Ledian, Kota Serang, Rabu (8/2/2017).
Wakapolda bahkan mengingatkan langsung di depan para calon Kepala Daerah di Pilgub Banten 2017 yang hadir dalam kegiatan tersebut.
"Jadi jangan ada lagi politik uang atau serangan fajar. Saya juga tidak mau ada lagi pelanggaran-pelanggaran, sehingga pada saat nanti pemungutan suara sampai penetapan pemenang bisa terjaga kondusiftasnya," kata Wakapolda.
Wakapolda pun berharap, dengan deklarasi anti politik uang ini mampu menghilangkan tradisi serangan fajar "Dengan momentum anti politik uang diharapkan mampu menjadikan Pilkada yang baik dan lancar. Dan apa yang sudah menjadi tradisi politik uang harus segera diakhiri," ungkapnya.
Kendati demikian, pihak kepolisian mengaku saat ini Banten masih terjaga kondusiftas dalam menghadapi Pilgub Banten.
"Kondusifitas yang sudah dibangun tidak semata mata karena kepolisian dan TNI, tapi karena seluruh masyarakat dan para calon juga menjaga, maka kondusifitas tetap terjaga," pungkasnya. (Meghat/Rif)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'