TitikNOL - Menurut Mona Gonahara, MD, seorang profesor klinis dari Yale School of Medicine jurusan dermatologi, lebih kurang 90 persen tanda-tanda penuaan sumbernya dari paparan sinar ultra violet.
Kebiasaan kebanyakan wanita yang hidup di negara tropis, kata Gonahara, hanya mengenakan krim tabir surya ketika sedang berjemur di pantai, berenang, dan berolahraga di pagi.
“Krim tabir surya bukan pelengkap perawatan kecantikan saat Anda berlibur. Anda harus mengenakannya setiap hari, meski banyak beraktivitas di dalam ruangan,” ujar Gonahara.
Dia menjelaskan bahwa kulit yang sering terpapar sinar matahari lebih mudah berangsur keriput dan mengalami penuaan dini.
Penuaan dini, kata Gonahara, sering terjadi pada wanita yang hidup di kota besar.
“Radikal bebas hasil dari polusi udara sangat buruk untuk kulit,” imbuhnya.
Dia memaparkan bahwa sebuah penelitian menemukan, wanita yang sering terkena polusi knalpot mobil dan polutan lingkungan lainnya mengalami kulit keriput saat usia mencapai 30 tahunan.
“Anda yang tidak ingin terlihat tua atau selalu ingin awet muda, lebih baik banyak mengonsumsi makanan kaya antioksidan, seperti sayuran hijau dan lemak ikan. Dua makanan itu bisa menetralisir radikal bebas,” pungkasnya.
Sumber: www.tribunnews.com
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'