TitikNOL - Siapa yang tidak kenal dengan stroberi? Buah yang tergolong beri-berian menjadi pilihan bagi penyuka rasa asam manis. Untuk menikmati buah ini pun cukup mudah. Harganya pun relatif murah.
Tapi kalau mau menikmati buat berwarna merah menyala yang satu ini mungkin kamu berpikir dua kali. Harga buah stroberi ini bikin geleng kepala. Bukannya sebungkus, tapi hanya sebutir.
Ya, buah stroberi khusus ini hanya dijual untuk mereka yang mau membeli dengan harga US$22 atau Rp293.390. Mahalnya.
Dilansir dari Oddity Central, Rabu 15 Februari 2017, stroberi satuan ini dijual oleh sebuah supermarket di Hong Kong, City. Stroberi satuan ini dikemas dalam sebuah paket khusus Valentine yang diproduksi oleh Kotoka dari Jepang.

Dalam paket itu, stroberi diletakkan di tengah-tengah styrofoam yang dibentuk melingkar di dalam kotak.
“Kotak stroberi ini diimpor dari Jepang dengan kualitas premium untuk melindungi stroberi yang langka dan rapuh,” tulis pernyataan dari supermarket tersebut.
“Dari Kotoka, stroberi sebagai buah yang lezat ini jumlahnya terbatas dan mereka dikemas sedemikian rupa untuk menjaga kualitas terbaik kualitas stroberi ketika dipetik,” tulis perusahaan.
Sekadar informasi, Kotoka adalah merek stroberi di mana stroberi ini tumbuh di Nara, Osaka, Jepang. Stroberi Kotoka ini merupakan buah yang jarang tumbuh dan terkenal sebagai buah yang asam manis.
Walaupun demikian, ribuan orang terkejut-kejut dengan harga sebutir stroberi yang terlampau tinggi di supermarket kelas atas itu.
“Saya tidak akan ke sana lagi. Sebagian besar harganya adalah kriminal, begitu pula dengan pengemasannya,” ujar salah satu netizen.
Sumber: www.dream.co.id
Silaturahmi ke Ulama di Kabupaten Serang, Airin Diberi Pesan dan Doa
Diduga Langgar RTRW, Pemkot Serang Didesak Tutup Paksa Batching Plant SGG di Tembong
Bawaslu Sebut Netralitas ASN dan Money Politik Rawan di Pilkada 2020
Ini Fakta Arswendo Atmowilito Sebenarnya yang Dikabarkan Meninggal Dunia
Tidak Transparan Soal Dana Desa, Warga Tuntut Kades Cipeundey Mundur
2 Juta Lebih Surat Suara Untuk Pemilih Luar Negeri Disortir di Tangerang
Warga Pandeglang Mengungsi ke Dataran Tinggi, Kecamatan Sumur Gelap Gulita
MUI Grogol Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Anarkis Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja
PT Selago Makmur Plantation Melakukan PHK Sepihak di Tengah Wabah Covid-19