SERANG, TitikNOL – Berdalih buat menambah biaya kebutuhan keluarga, ZN (36) seorang tenaga sekuriti perusahaan di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, nekad nyambi berjualan sabu. Akibat ulahnya ini, tersangka warga Perumahan Kiara Rahayu, Kecamatan Walantaka, Kota Serang ini ditangkap petugas saat tengah memarkirkan kendaraan tak jauh dari rumahnya.
Dari tangan oknum Satpam ini, petugas mengamankan 5 plastik bening diduga berisi sabu dalam bungkus rokok yang ditemukan dari dalam kantong celana yang dipakai. Selain 5 paket sabu, turut diamankan handphone. Tersangka berikut barang buktinya digelandang ke Mapolres Serang Kota untuk dilakukan pemeriksaan.
Kepala Satresnarkoba Polres Serang Kota, Iptu Shilton mengatakan, tersangka ditangkap saat sedang memarkirkan kendaraannya tak jauh dari rumahnya pada Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 17.30.
Penangkapan pengguna narkoba ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Berbekal dari informasi itu, personil Unit 2 yang dipimpin Ipda M Nurul Anwar Huda langsung diterjunkan untuk melakukan penyelidikan.
"Setelah mendapat informasi, kami langsung tugaskan beberapa personil yang dipimpin Kanit 2 Ipda Nurul Huda untuk melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka pengedar saat memarkirkan mobil," terang Iptu Shilton didampingi Kanit 2 Ipda M Nurul Anwar Huda di kantornya, Jumat (18/9/2020).
Dalam penggeledahan, oknum Satpam ini sempat menolak memiliki narkoba. Namun tersangka tak mampu mengelak ketika petugas menemukan 5 paket yang diduga sabu di dalam bungkus rokok. Dalam
pemeriksaan, tersangka mengakui jika barang haram yang diamankan tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seorang bandar bernama Aji (DPO).
"Tersangka mengakui 5 sabu miliknya yang dibeli dari seseorang bernama Aji. Selain untuk dijual lagi, tersangka juga kerap menggunakan sendiri," terang Shilton.
Sementara tersangka ZN mengaku sudah 3 bulan melaksanakan bisnis jual beli sabu. Bisnis terlarang ini sengaja dilakukan untuk tambahan kebutuhan keluarga karena uang dari bekerja sebagai satpam tidak mencukupi. Sabu yang diamankan petugas, kata ZN, dibeli dari orang yang mengaku bernama Aji namun tidak mengetahui identitasnya lainnya karena transaksi melalui telepon dan transfer.
"Sekitar 3 bulan saya menjalankan bisnis ini dan sabu saya beli dari orang yang mengaku bernama Aji. Engga kenal wajah apalagi tempat tinggalnya karena dari pesanan selalu melalui handphone yang sudah diamankan petugas," akunya kepada petugas. (HAR/TN1)
Gelar Jambore Pemuda, KNPI Lebak Gagas Pengawasan Jalan Lingkungan
Laka Kerja di PT SMI Bojonegara, 2 Tewas dan 1 Luka Berat
Batu Gede Sayar, Objek Wisata Kota Serang Alami yang Mempesona
Antara Andrea Dovizioso atau Andrea Iannone yang Dampingi Lorenzo?
Ashanty Digugat Rp 9,4 Miliar Oleh Rekan Bisnisnya
Pendaringan Ajak Generasi Milenial Jadi Petani, Peternak, dan Nelayan
Helldy - Sanuji Akan Dilantik Secara Virtual di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon
Sosok Hulk Jadi 'Tumbal' The Avengers Demi Hillary Clinton
Ini Pesan Terbuka Kapolda Banten untuk AKBP Komarudin