CILEGON, TitikNOL - Adanya kabar penembakan yang diduga dilakukan anggota Polairud di Kecamatan Pulomerak kepada anaknya, dibantah oleh Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryoni.
"Tidak benar ada peristiwa anggota Polairud menembak anaknya karena permasalahan keluarga dengan senpi dinas," ungkap Kapolres saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/2/2022).
Namun, Kapolres tidak membantah adanya kejadian yang melibatkan bapak dan anak tersebut.
"Dari informasi awal yang telah dikumpulkan, peristiwa bersifat kecelakaan, tidak ada unsur kesengajaan, karena ketidaktahuan atas suatu benda temuan, dimana benda tersebur ternyata dapat menimbulkan ledakan, diidentifkasi berupa pen-gun, berbentuk seperti pulpen," katanya.
"Alhamdulilah sang anak, berusia 16 tahun, saat ini dalam keadaan stabil pasca penanganan luka pada perut, namun belum dapat dimintai keterangan karena terinfeksi Covid-19," lanjutnya.
Saat ini Polres Cilegon sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, korban yang mengalami luka di perut saat ini masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon. (Ardi/TN3).
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam