SERANG,TitikNOL - Dinamika Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur semakin meningkat dari hari ke hari, mulai dari perebutan perhatian publik dengan memasang sejumlah atribut sebagai media kampanye sampai berebut rekomendasi dukungan dari sejumlah parpol.
Ada juga bakal calon yang sudah mulai memobilisasi masa dengan cara menggelar kegiatan dengan momentum tertentu. Hal ini dinilai rawan terjadi praktik politik uang.
Menurut Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi (Mata) Banten, Fuaduddin Bagas, longgarnya aturan pengawasan Bawaslu sebelum tahapan dimulai juga banyak dimanfaatkan oleh bakal calon. Terbukti, beberapa kegiatan yang bernuansa politik sudah banyak ditemukan, tak terkecuali oleh petahana.
"Kami dapat informasi ada pemberian uang dalam amplop dan tertera gambar dan poto orang yang di kabarkan sudah mendaftar pada partai politik untuk mencalonkan diri sebagai gubernur", ujar Bagas, dalam siaran pers yang diterima wartawan, Senin (16/5/2016).
Ia menegaskan, pemberian amplop berisi uang tersebut sebagai suap atau praktik politik uang yang tidak bisa dibiarkan meski terjadi jauh sebelum masa tahapan Pilgub.
"Kami meminta semua bakal calon untuk menahan diri dan tidak melakukam hal yang menciderai nilai-nilai demokrasi," katanya.
Pihaknya juga meminta Bawaslu segera melakukan langkah antisipatif terhadap upaya-upaya 'busuk' yang dilakukan pakal calon gubernur.(Kuk/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'