SERANG, TitikNOL - Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah tetap menolak melanjutkan penderian Bank Banten, walaupun Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo merestui untuk melanjutkan prosesnya.
"saya sebagai orang satu partai, yakni PDIP dengan Rano, pastinya setuju (pendirian) bank (banten) itu. Tetapi lembaga DPRD ini adalah kolektif collegial yang semuanya harus didasari atasa kesepakatan bersama," kata ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah, Rabu (13/01/2016).
Untuk diketahui, sebelumnya Kemendagri juga berencana mengeluarkan Permendagri, bahkan pihak kemendagri meminta agar Pemprov Banten serius dan secepatnya melanjutkan pembangunan bank daerah sesuai amanah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten 2012-2017.
Dalam APBD Banten 2016 sebesar Rp 8,9 triliun terdapat penyertaan modal dari Pemprov Banten kepada PT BGD sebesar Rp 385 miliar. Anggaran itu akan digunakan PT BGD untuk membentuk Bank Banten yang dilakukan dengan mengakuisisi bank swasta.
Terdapat empat bank swasta yang direkomendasikan PT BGD kepada Rano Karno, yakni Bank Pundi, Bank Panin Syariah, Bank MNC, dan Bank Windu. Satu dari empat bank itu akan dipilih Rano untuk diakuisisi PT BGD menjadi Bank Banten. (Red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
PPP Gelar Mukernas di Banten
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak
Ini Kata Pj Gubernur Soal Mahasiswa yang Dapat Tindakan Represif di Paripurna HUT Banten ke23
Oknum Kades Pelaku Pengeroyokan Wartawan Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Protes Polisi
Soal Izin Tempat Hiburan Malam, Walikota: Kalau Sekarang Dicabut Kurang Etis