SERANG, TitikNOL - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten mendata, ada sekitar 120.000 angkatan kerja yang masih menganggur.
Dikatakan Kepala Disnakertrans Banten, Al Hamidi, banyak faktor yang menyebabkan masih tingginya angka pengangguran.
"Kami menganggap pengangguran di Banten sangat tinggi, Karena tadi masih ada percaloan," katanya saat ditemui di ruang rapat komisi V DPRD Banten, Serang, Selasa (8/10/2019) kemarin.
Selain itu kata Al Hamidi, disebabkan karena sedikitnya jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tidak memenuhi kebutuhan pasar.
"Kalau kita melihat Kimia di Cilegon hanya 1, dari jumlah di SMK di Banten mencapai angka 715. 75 negeri selebihnya swasta, rata-rata kejuruan bisnis dan perkantoran," ujarnya.
Kendati demikian, Al Hamidi mengakui, untuk mengurangi angka pengangguran di Banten, Disnaker Kabupaten/Kota dan Provinsi terus membuat program untuk menjembatani para pencari kerja (Pencaker) dengan perusahaan.
"Pengangguran juga dibantu oleh siloker (situs online untuk mencari kerja, red) dan job fair," tukasnya. (Lib/TN1)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Banten Lama Jadi Tempat Launching Bank Banten
Tinjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI Minta 'Zero Accident'