CILEGON, TitikNol - Ketua DPRD Kota Cilegon, Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwani menghadiri HUT RSUD Kota Cilegon ke-25 yang digelar di jalan RSUD Kota Cilegon, siang tadi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwani didampingi Asda I Setda Kota Cilegon, Mahmudin dan Direktur BPRSCM dan Direktur BJB Cabang Cilegon.
Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwani menyampaikan agar Plt Direktur RSUD Cilegon, Ratu Robiatul Alawiyah untuk bisa memperbaiki pelayanan RSUD Cilegon yang lebih baik serta mampu melayani masyarakat baik Kota Cilegon maupun luar Cilegon.
“Tentunya harapan kami bisa melayani dengan baik, bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati jangankan masyarakat Kota Cilegon. ke depan RSUD ini terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang prima dan terbaik bagi masyarakat Kota Cilegon, serta bisa menjadi rumah sakit yang unggul dan terus berkembang,” kata Rizki ditemui usai menghadiri HUR RSUD Cilegon,” Kamis (30/4/2026).
Rizki menambahkan, momentum ulang tahun ini juga menjadi ajang refleksi. Bukan sekadar euforia, tapi bagaimana kita mengevaluasi kelebihan dan kekurangan yang ada. Terutama pada layanan poli dan IGD, karena itu merupakan garda terdepan pelayanan rumah sakit. Masyarakat paling sering datang ke dua layanan tersebut.
“Keluhan dalam pelayanan pasti ada, bukan hanya di rumah sakit. Namun yang terpenting adalah bagaimana seluruh unit pelayanan di Pemerintah Kota Cilegon terus berbenah,” ujarnya.
Untuk fasilitas, sambung Rizki, DPRD Kota Cilegon akan terus mendorong penganggaran untuk percepatan pembangunan RSUD Cilegon.
“Yang jelas, pembangunan gedung medical center harus segera diselesaikan, baik dari sisi fisik maupun pemenuhan alat kesehatannya. Jika anggaran daerah kurang, bisa didorong melalui APBD atau dijembatani ke Kementerian Kesehatan sambung Rizki.
Menanggapi hal ini, Plt RSUD Cilegon, Plt Direktur RSUD Cilegon, Ratu Robiatul Alawiyah menegaskan bahwa peningkatan layanan tidak boleh berhenti dan harus terus dievaluasi melalui sistem quality control yang ketat di semua lini.
"Rumah sakit berorientasi pada pelayanan, dan pelayanan ini tidak boleh stagnan. Apa yang menjadi catatan dari DPRD maupun pemerintah daerah, termasuk layanan di Poli dan IGD, akan kami jadikan prioritas pembenahan," ujarnya.
Di tengah menjamurnya rumah sakit swasta, sambung Elin sapaan akrabnya ini, ia pun tetap optimis dengan mengandalkan segmentasi layanan yang kuat. Pihak manajemen telah menyiapkan strategi khusus untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus kualitas medis melalui pengembangan layanan yang berpotensi.
"Meskipun ada keterbatasan anggaran, hal itu tidak boleh menjadi penghambat. Kami harus tetap optimis. Dengan pelayanan yang terus berbenah, kami yakin RSUD bisa terus berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan terbaik," pungkasnya. (Ully)
Nelayan Hilang di Perairan Pantai Bagedur, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jabat Pj Sekda Cilegon, Aziz Setia Putra Gaspol Gali Sumber Pendapatan OPD
Podcast TITIKSIGI - Sempat Keliling Eropa dan Raih Prestasi, GSB Kemana?
Polda Banten Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu
Nikmati Senasi Main Kano Sembari Ngabuburit di Danau Retensi Serang
Kadisdik Tangsel Disebut Anti Kritik, Ini Tanggapan Pengamat
Dugaan Penistaan Agama di Lebak, Polis Turun Tangan