SERANG, TitikNOL – Libur panjang akhir bulan Oktober dikhawatirkan dapat berdampak pada penyebaran covid-19. Kepadatan di tempat wisata jadi atensi kontak erat antar pengunjung.
Menghadapi persoalan itu, Gubernur Banten Wahidin Halim tidak melarang warganya untuk rekreasi ke tempat wisata. Yang terpenting, setiap wisatawan dapat melakukan pembatasan social.
“Nggak, masa dilarang. Boleh saja asal pembatasan sosialnya ada. (Masyarakat ke luar daerah) Nggak (dilarang),†katanya kepada awak media, Rabu (28/10/2020).
Pria yang kerap disapa WH itu mengaku telah memperingati pengelola wisata untuk melakukan pembatasan sosial. Hal itu dilakukan agar tidak ada pelonggaran di tempat wisata.
“Pariwisata sudah kami ingatkan, tetap melakukan pembatasan sosial, wisata terutama,†ungkapnya.
Ia menuturkan, berdasarkan laporan yang diterima, sudah ada kabupaten dan kota yang memberikan kebijakan untuk menutup tempat wisata di wilayahnya.
“Jawa Barat sudah melarang itu menutup lokasi. Lebak termasuk sudah menutup tempat wisata. Yang saya tunggu Serang sama Pandeglang,†tukasnya. (SON/TN2)
Ucapan Idul Adha 28 Juni 2023
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Pantai Bagedur Diterjang Ombak, Wisatawan Panik
Dampak Molornya Perda, Beasiswa Pendidikan di Tangsel Mengambang
Bupati Serang Pastikan Beasiswa PTN Bertambah
Lelang Jabatan Dindikbud Banten Dilanjut, Sekda Manut ke KASN