TANGERANG, TitikNOL - Usai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat, siswa/siswi Kota Tangerang Selatan dilarang melakukan corat coret baik di seragam sekolah maupun fasilitas umum. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Mathoda.
"Tindakan aksi coret-coret sebagai bentuk suka cita tidak mencerminkan sikap seorang pelajar. Oleh karenanya, pihaknya menghimbau secara jelas kepada setiap siswa/siswi untuk tidak melakukan aksi tersebut. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menghimbau dan melakukan tindakan antisipasi," kata Mathoda, kepada wartawan, Kamis (7/4/2016).
Ia juga berharap, usai UN berlangsung setiap siswa dapat menunjukan sikap intelktualnya sebagai orang terpelajar. Bahkan, dirinya meminta agar siswa dapat mensyukuri dengan kegiatan yang positif karena siswa nantinya akan meju ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Kan lebih baik syukuran bersama sekaligus bermaaf-maafan sesama siswa dan guru," tegasnya.
Perlu diketahui sebelumnya bahwa Ujian Nasioanl (UN) tingkat SMA sederjat sudah mulai dilaksanakan selama empat hari terhitung sejak Senin (6/4/2016) hingga Kamis (7/4/2016) serentak di seluruh Provinsi Banten, dengan menggunakan dua sistem, yaitu berbasis kertas dana berbasis komputer. (Dede/red)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I