SERANG, TitikNOL - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten mengakui masyarakat Banten sudah sadar dengan pajak kendaraan bermotor.
Karena menurutnya, dari sekian banyak kendaran berpelat hitam itu hanya ada sebagian yang belum bayar. Itu pun kendaraan yang statusnya sudah berumur lima tahun kebawah.
"Kendaran tidak mendaftar ulang (KTMDU), itu juga yang dari tahun 2012 ke bawah. Mungkin udah jadi rongsokan," kata Opar Sochari kepada TitikNOL, Rabu (14/11/2018).
Baca juga: Soal Pajak Randis, WH dan Pejabatnya Silang Pendapat
Kendati demikian, Opar memastikan pada tahun 2018 ini masyarakat Banten sudah sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan. Buktinya, dari 5,8 juta kendaraan, hanya 1,8 juta yang belum membayar pajak. Itu pun kata Opar, kendaraan yang tidak melakukan registrasi kembali.
"Kebanyakan yang sudah melakukan pembayaran pajak. Sekarang itu dari PAD aja hampir Rp5 triliun," ujarnya.
Dirinya berharap kepada masyarakat Banten yang masih belum melakukan pembayaran pajak agar segera melakukanya. Karena hal itu juga demi pembanguan yang bakal dirasakan masyarakat.
"Bayarlah pajak sesuai tepat waktu karena pajak itu untuk pembangunan," harapnya.(Tolib/TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I