SERANG, TitikNOL - Dalam Rangka memperingati Hari Bumi International, Gubernur Banten, Rano Karno, menanam bibit pohon mangrove di perairan teluk banten Desa Pancer, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (21/4/2016).
Gerakan ini merupakan kerjasama antara Pemprov Banten dengan Pemkot Serang, PT Chandra Asri, LSM Rekonvasi Bhumi dan element masyarakat sebagai bentuk kepedulian lingkungan pesisir.
"Mari kita jaga bumi dan lestarikan lingkungan kita sebagai wujud syukur kita kepada sang maha pencipta. Berikanlah hak-hak anak cucu kita berupa alam yang lestari untuk kelangsungan hidup segenap komponen alam ini," kata Gubernur dalam sambutannya.
Penanaman pohon bibit mangrove diteluk Banten mencapai 12 ribu batang pohon, 2.000 bibit berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Banten dan sebanyak 10 ribu bibit berasal dari CSR PT Chandra Asri. Mengusung tema ‘Pohon Untuk Bumi, Mari Kita Menanam, diharapkan akan membawa perubahan yang bermanfaat bagi lingkungan’.
Gubernur Banten menjelaskan, saat ini Provinsi Banten sebagai daerah industri sangat rentan terhadap pengaruh perubahan iklim. Sebagai provinsi dengan basis aktifitas ekonomi yang ditopang oleh industri, tentunya turut menyumbang terhadap perubahan iklim yang harus dikendalikan.
"Pemprov harus terlibat dalam program konservasi lingkungan termasuk pelaku industri didalamnya. Upaya melestarikan lingkungan hidup tidak hanya tanggung jawab perorangan saja, tetapi tanggung jawab dari semua pihak yang hidup dibumi ini," ajak Gubernur. (Meghat/red)
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya