SERANG, TitikNOL - Diskominfo Kota Serang masih dalam upaya pemulihan, dengan melakukan pengecekan langsung terhadap server fisik di ruang server.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi kerusakan pada file pembentuk Virtual Private Server (VPS), yang menyebabkan beberapa layanan tidak dapat berjalan normal.
Sementara pantauan di website sejumlah data informasi masih hilang, diantaranya informasi aset pemerintah, informasi pengadaan barang dan jasa, regulasi pemerintah dan lainnya.
Kepala Diskominfo Kota Serang Asep Setiawan mengatakan untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan proses rebuild Name Server (NS) sehingga layanan dasar dapat kembali diaktifkan secara bertahap.
“Seiring dengan proses pemulihan, beberapa layanan mulai dapat diakses kembali, di antaranya mail.serangkota.go.id, cloud.serangkota.go.id, tiket.serangkota.go.id, SIMRAL, serta beberapa aplikasi yang dihosting di Pusat Data Nasional (PDN),” kata Asep, dihubungi Via WhatsApp, Kamis 26 Maret 2026.
Selain itu, kata Asep, VPS utama juga berhasil dijalankan kembali secara paralel. Tim kemudian melanjutkan proses recovery database pada aplikasi Rabeg dan SIMPEG agar layanan dapat kembali beroperasi secara normal.
“Sebagai langkah antisipasi, tim juga membangun server cadangan untuk Content Management System (CMS) atau website OPD. Sebagian layanan kemudian dimigrasikan ke server backup tersebut guna menjaga keberlangsungan layanan publik,” lanjutnya.
Upaya pemulihan juga dilakukan terhadap sejumlah aplikasi lain, seperti PPID dan SIDIK yang berhasil dipulihkan, serta aplikasi KIM, Sikondang, dan lainnya yang masih dalam proses recovery melalui VPS backup.
Dalam proses penanganan ini, koordinasi dengan vendor aplikasi turut dilakukan secara intensif, khususnya untuk merencanakan deployment ulang terhadap aplikasi yang belum berhasil dipulihkan sepenuhnya.
“Ke depan, tim akan terus melanjutkan proses recovery database yang masih terkendala serta melakukan deployment ulang aplikasi melalui vendor,” masih kata Asep.
Selain itu, akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem backup dan disaster recovery, serta penguatan sistem keamanan dan monitoring server guna mencegah kejadian serupa.
Berdasarkan hasil analisis sementara, gangguan yang terjadi tidak disebabkan oleh adanya akses ilegal atau serangan siber. Firewall yang digunakan telah berfungsi sebagaimana mestinya sebagai sistem filtering dan pembatasan akses.
“Gangguan ini lebih disebabkan oleh terjadinya crash sistem atau kegagalan mesin, baik dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak,” pungkasnya.
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami
3 Waktu yang Dilarang Hubungan Seks Suami Istri dalam Islam
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Podcast TITIKSIGI - Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Layakah?
Kebaya Hadir di Ruang Modern, Ibu-Ibu Berkeliling Mall of Serang dalam Parade Pelestarian Budaya
Cara Ampuh Mengobati Asam Lambung atau Maag dengan Tepung Sagu
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini