BANTEN, TitikNOL - Siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tangerang Raya masih diberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau dalam jaringan (Daring).
Kebijakan itu sebagai perlindungan pemeritnah terhadap siswa, agar sekolah tidak menjadi klaster penularan Covid-19.
Terlebih, sudah ada puluhan kasus siswa yang terapapr Covid-19 saat kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dijalankan.
"Belum masih lanjut PJJ. Iya nanti kita tambah lagi evaluasi setiap minggu," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Tabrani, Senin (21/2/2022).
Tabrani menjelaskan, setiap minggu sistem pembelajaran PJJ maupun PTM terbatas 25 persen di Banten, dilakukan evaluasi.
Sehingga kebijakan yang diterapkan nantinya, berlandaskan keselamatan dan kesehatan.
"Untuk Tangerang Raya PJJ dilanjutkan, akan dievaluasi per minggu, nanti berdasarkan koordinasi dengan Dinkes," ungkapnya. (TN3)
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Cara Meluruskan Rambut Permanen Secara Alami
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Banyak KTP Ganda Menjelang Pilkada, DPR Panggil Dirjen Dukcapil
Manfaat Bunga Korejat Sebagai Obat Tetes Mata Alami