SERANG, TitikNOL - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindidkbud) Provinsi Banten, Tabrani merespon cepat atas keresahan yang timbul di tengah-tengah masyarakat akibat ulah sejumlah pelajar yang membawa senjata tajam (Sajam).
Atas informasi serta video yang beredar adanya sejumlah pelajar di Banten yang membawa Sajam, Tabrani mengaku telah mengonsolidasikan para kepala sekolah (Kepsek) kewenangan Pemprov Banten.
"Saya roadshow dari satu sekolah ke sekolah lain ketemu kepala sekolah, rapat konsolidasi agar Kepsek melakukan konsolidasi internal untuk melakukan pembinaan kepada anak-anak," ujar Tabrani saat dikonfirmasi, pada Kamis, 24 November 2022.
Pihaknya berharap agar Kepsek dan guru berperan aktif untuk mendidik, serta membina anak didiknya, guna terwujudnya kondusifitas, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
"Makanya saya berharap hayu teman-teman Kepsek teman-temen guru secara bersama-sama kita jalankan tugas mulia ini, kita antarkan anak-anak bangsa untuk mencapai cita-citanya," katanya.
Selain upaya konsolidasi yang dilakukan Kepala Dindikbud Banten kepada Kepsek, juga dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.
"Saya merumuskan sebuah formulasi bahwa untuk menekan ini masing-masing menjalankan tupoksi, saya kepala dinas melakukan konsolidasi. makanya hasilnya ada yang buat deklarasi damai, deklarasi belajar yang baik," ungkap Tabrani. (ADV)
18 Agustus 1945 - UUD Negara Republik Indonesia Disahkan dalam Sidang PPKI
Video Pasangan Remaja Berbuat Mesum diduga di Banten Viral di Medsos
Tempat Kuliner Pizza Italia Terbaik Hadir di Kota Cilegon
Khasiat Minum Air Asam Jawa untuk Kesehatan
Ini Nama Pejabat Banten yang Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi RSJ Tahap I
PPP Gelar Mukernas di Banten
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap di Bandara Selandia Baru Cuma Gara-gara Ini
Cara Meracik Obat Perangsang Wanita Secara Alami
Polisi Tetapkan Suami yang Selingkuh dengan Mertua di Serang Tersangka Perzinahan
Polisi Buru Pemilik Satu Tronton Miras Impor yang Diamankan di Pelabuhan Merak