Minggu, 3 Mei 2026

Terdampak Efesiensi Anggaran, Pasukan Paskibra Cilegon Jadi 27 Personel

CILEGON, TitikNol - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Cilegon ikut menjadi dampak akibat anggaran yang diberikan oleh Pemkot Cilegon mengalami efisiensi. Sebelumnya, pasukan paskibra berjumlah 54 personel tahun ini hanya 27 personel.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Dini dan Ormas pada Kesbangpol Kota Cilegon, Faisal Amin, Rabu (1/4/2026). Ia mengatakan, akibat efesiensi anggaran, kuota pasukan paskibra mengalami pengurangan menjadi 27 orang.

“Tahun lalu itu, anggaran untuk pasukan pengibaran bendera sebesar Rp 1 miliar. Karena ada efesiensi anggaran jadi berkurang menjadi Rp 300 juta. Otomatis, karena ada efesiensi anggaran, jumlah personel pun berkurang,” kata Faisal.

Faisal menjelaskan, sebagai bentuk penghematan, unsur pendukung dari TNI dan Polri dalam penugasan kali ini tidak lagi disediakan seragam khusus dari anggaran paskibraka dan akan menggunakan seragam satuan masing-masing.

“Jadi karena dipakai hanya 1 kali, kita manfaatkan seragam yang sudah ada. Dengan anggaran Rp 300-Rp 400 juta itu, akan kita manfaatkan hanya untuo pasukan inti, pemusatan latihan pun kurang lebih 10 hari dan untuk logistik dan transportasi personel paskibra sampai tanggal 7 Agustus 2026,” jelasnya.

Disinggung soal seleksi personel paskibra, sambung Faisal, bahwa seleksi tahun ini sangat menjunjung tinggi integritas. Salah satu syarat mutlak adalah peserta wajib duduk di kelas 10 semester 1.

“Aturannya jelas, harus kelas 10. Jika sudah kelas 11, otomatis tidak lulus sistem. Kami pastikan tidak ada istilah 'titipan' atau rekomendasi dari pihak manapun. Semua harus mengikuti prosedur yang ada di aplikasi,” tegasnya.

Setelah melewati rangkaian seleksi administrasi, akademis, hingga pantukhir, 27 peserta terbaik akan dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Cilegon untuk bertugas dalam upacara pengibaran dan penurunan bendera pada peringatan hari besar kenegaraan. (Ully)

Komentar
Tag Terkait