SERANG, TitikNOL - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kembali diberi amanah untuk memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten masa bakti 2022-2027. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PMI Banten di Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Jumat (16/9/2022).
Seluruh pemilik suara dari PMI delapan kabupaten/kota dan perwakilan PMI pusat menilai Tatu berhasil melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan selama periode 2017-2022. Bahkan PMI Banten saat ini dinilai menjadi salah satu kepengurusan yang memberikan kekuatan bagi kepalangmerahan di Indonesia.
“Puji syukur kehadirat Allah SWT karena saya masih diberi kesehatan untuk melanjutkan kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Kita bismillah. Bagi kami, orang-orang yang mau tergabung di PMI untuk kerja kemanusiaan adalah panggilan hati nurani, betul-betul keikhlasan,” kata Tatu kepada wartawan usia terpilih kembali untuk memimpin PMI Banten.
Tatu menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan dan arahan PMI pusat, dan dukungan dari PMI kabupaten/kota.
”Terima kasih kepada jajaran pengurus PMI Banten dan dan kabupaten/kota atas dukungan selama ini. PMI Banten punya hasil kerja nyata yang positif, merupakan hasil kerja semua, termasuk dari kabupaten/kota,” tegasnya.
Menurut Tatu, PMI diberi amanah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, antara lain di bidang penanganan bencana dan pelayanan darah.
“Kita punya relawan, kemampuan mereka harus dipersiapkan, untuk sarana parasana penanganan kebencanaan kita perkuat. Pelayanan donor darah di kabupaten /kota kita tingkatkan. Kebersamaan, kekeluargaan, dan kerjasama, itu modalnya,” ujarnya.
Kepengurusan PMI Banten di bawah kepemimpinan Ratu Tatu mendapatkan apresiasi dari PMI pusat. Bahkan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla kerap memuji Tatu pada acara-acara nasional.
“Setiap acara nasional, beliau selalu menjadi kekuatan Palang Merah di Indonesia, dan itu selalu diucapkan oleh ketua umum,” ujar Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat Muhammad Muaz yang hadir dalam Musprov.
Provinsi Banten, kata Muaz, merupakan provinsi yang baru berkembang, tapi PMI Banten punya kekuatan dalam menangani masalah kemanusiaan, tanggap darurat bencana, dan punya markas yang berkinerja baik.
“Paling penting, Markas PMI Banten yang terbaik dari seluruh Indonesia. Pertama dia punya tempat, lahan luas, dan punya pusat pendidikan dan pelatihan. Jadi ini bagi kita, tinggal melanjutkan saja,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta Musprov sudah tepat meminta dan mendukung kembali Ratu Tatu untuk memimpin PMI Banten lima tahun ke depan. Tatu dinilai punya dedikasi tinggi dalam kerja-kerja kemanusiaa.
“Jika cari orang yang baru agak sulit, karena dia harus belajar, harus memahami. Bu Tatu ini kerjasama dengan pemerintah berjalan baik, dengan masyarakat luar biasa,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, sehari menjelang hari ulang tahun PMI ke-77, dilakukan pemotongan tumpeng bersama. Dalam merayakan ulang tahun PMI ini, PMI kabupaten/kota akang menggelar berbagai kegiatan di masing-masing daerah, Sabtu (17/9/2022). (TN)
Gubernur WH Bikin Survey Politik Sendiri untuk Ikuti Kontestasi Pilgub Banten 2024
Ganjar Milenial Center Bersama Sejumlah Organisasi Ajak Warga Cara Budi Daya Cabai di Lahan Kosong
Cerita ART Korban Pesawat Sriwijaya: Ibu Bilang Mau Pamit Selama-lamanya
Memberikan Dampak Positif Kepada Masyarakat, Ketua DPRD Cilegon Isro Miraj Apresiasi Pelaksanaan TMMD di Cikerai
Cium Bau Busuk Saat Belajar, Ratusan Siswa di Ciruas Keluhkan Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan
Mahasiswa Kritisi Pemkot Serang Sewa Akuarium Ikan Hias Ratusan Juta Ditengah Pandemi Covid-19
Peringati Nuzulul Qur'an, Warga Bayah Timur Antusias Gelar Pawai Obor Meski di Bawah Rintikan Hujan
Ngaku Tak Dilibatkan dan Diajak Musyawarah, Wawalkot Cilegon Sanuji Tak Hadiri Pelantikan Pejabat